5.752 Siswa Ikut Seleksi Calon Mahasiswa Timur Tengah Kemenag

Seleksi calon mahasiswa Timur Tengah tengah diproses oleh Kementrian Agama (Kemenag). Hingga saat ini, ada 5.752 siswa yang mengikuti seleksi untuk tujuan dua negara. Sebanyak 5.216 siswa mengambil pilihan ke Mesir, sedangkan 536 siswa lainnya memilih untuk kuliah di Maroko.

KOMPAS.com - Seleksi calon mahasiswa Timur Tengah tengah diproses oleh Kementrian Agama (Kemenag). Hingga saat ini, ada 5.752 siswa yang mengikuti seleksi untuk tujuan dua negara. Sebanyak 5.216 siswa mengambil pilihan ke Mesir, sedangkan 536 siswa lainnya memilih untuk kuliah di Maroko. Pelaksanaan seleksi dikoordinasi oleh 15 Universitas Islam Negeri (UIN) yang ada di Indonesia. “Mereka akan berkompetisi untuk mengisi 20 kuota beasiswa di Al-Azhar, Mesir dan 30 kuota beasiswa AMCI (Agence Marocaine de Cooperation Internationale) Maroko,” terang Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kemenag, Suyitno dilansir dari laman resmi kemenag.go.id Baca juga: 10 Universitas Islam Terbaik Dunia 2021 UniRank, Indonesia Mendominasi Khusus Mesir, ada juga kesempatan untuk kuliah di Al Azhar dengan biaya mandiri atau nonbeasiswa. "Untuk kuotanya akan ditetapkan oleh Kemenag berdasarkan hasil seleksi,” lanjutnya. Seleksi calon mahasiswa Timur Tengah akan dilakukan dalam dua tahap. Pertama, seleksi tes tulis online dengan Computer Based Test (CBT) yang dilaksanakan dua hari, 28-29 April 2021. “Test online ini untuk menguji kemampuan Bahasa Arab,” ujar Suyitno. Kedua, seleksi wawancara yang akan dilaksanakan secara online pada 3-5 Mei 2021. Hanya peserta yang memenuhi nilai passing grade dengan skor 65 yang dapat mengikuti tes wawancara tahap kedua. “Semoga seleksi ini berjalan lancar dan akan menghasilkan input calon mahasiswa Timur Tengah yang excellence, sehingga dapat lulus tepat waktu dan pulang ke Indonesia untuk memperkuat misi menebarkan Islam Rahmatan lil Alamin,” harapnya.



Admin Sirikat

1 Blog Postingan

Komentar